Saat berbelanja kabel Ethernet, Anda mungkin sudah familiar dengan kategori seperti Cat6 atau Cat6a. Namun angka AWG yang misterius—24AWG, 26AWG, 28AWG—seringkali membuat konsumen bingung. Apa arti kode-kode ini, bagaimana perbedaannya, dan mana yang harus Anda pilih? Mari kita uraikan spesifikasi ukuran kabel ini.
AWG (American Wire Gauge) berfungsi sebagai ukuran standar untuk ketebalan konduktor tembaga di dalam kabel Ethernet. Sistem penomoran bekerja secara terbalik: angka AWG yang lebih rendah menunjukkan kabel yang lebih tebal. Misalnya, kabel 24AWG memiliki inti tembaga yang jauh lebih tebal daripada 28AWG.
Perbedaan fisik ini memengaruhi beberapa faktor kinerja utama:
Membedakan kabel-kabel ini secara visual sangat mudah: 24AWG tampak jauh lebih tebal daripada 28AWG, dengan 26AWG berada di tengah-tengah. Jaket kabel biasanya menampilkan peringkat AWG untuk verifikasi.
| Karakteristik | 24AWG | 26AWG | 28AWG |
|---|---|---|---|
| Jenis Konduktor | Inti padat | Tersusun | Tersusun halus |
| Jarak Maksimum | 100m (328 kaki) | Jarak yang lebih pendek | Jarak terbatas |
| Penggunaan Umum | Instalasi permanen | Kabel patch/kabel berpelindung | Kebutuhan fleksibilitas tinggi |
| Kinerja PoE | Sangat baik | Baik | Terbatas |
| Radius Tekuk | Lebih besar | Sedang | Sangat fleksibel |
Untuk pengkabelan terstruktur di dinding atau langit-langit—di mana kinerja dan jarak maksimum penting—24AWG tetap menjadi standar profesional. 26AWG menawarkan solusi yang seimbang untuk panel patch dan aplikasi berpelindung, sementara 28AWG unggul di lingkungan yang dibatasi ruang seperti rak server atau instalasi AV di mana fleksibilitas mengungguli kinerja absolut.
Ingatlah bahwa kategori kabel (Cat6, dll.) dan peringkat AWG bekerja bersama—kabel Cat6a 28AWG berkualitas tinggi dapat mengungguli Cat5e 24AWG yang murah. Selalu verifikasi spesifikasi sesuai dengan persyaratan bandwidth, jarak, dan daya spesifik Anda.